5 Pasar Terapung Terbaik di Sekitar Asia

Pasar Terapung Banjarmasin (Floating Market)

SALAH satu keunikan yang bisa Anda dapatkan saat berwisata di kawasan Asia adalah eksotisnya pasar tradisional, dalam hal ini pasar terapung (Floating Market). Aliran sungai-sungai di benua ini benar-benar dimanfaatkan oleh warganya untuk berdagang atau bertransaksi jual-beli , dan kini bahkan menjadi destinasi wisata yang menarik hati wisatawan.

Berikut ulasan pasar-pasar terapung terbaik di kawasan Asia, seperti dikutip gadling.com:

Pasar Terapung Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Pasar yang berada di tepi Sungai Barito, tepatnya berada di dua kelurahaan yakni Kelurahan Kuin Utara meliputi Muara Kuin dan Sungai Kuin. Selanjutnya, di kawasan Kelurahan Alalak Selatan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin dan dibuka mulai pukul 05.00 hingga pukul 09.00.

Pasar ini sangat tradisional, selain menjual sayur-sayuran dan buah juga menjual rempah-rempah, seafood, juga kerajinan tangan masyarakat setempat.

Kini, pasar ini menjadi salah objek wisata yang ditawarkan Pemkot Banjarmasin. Hal ini dikarenakan, karakteristik pasar yang berada di atas sungai dengan para pedagang yang kebanyakan berjualan sembako dan sayur mayur dengan menggunakan jukung, sebutan perahu dalam bahasa Banjar.

Pasar Terapung Damnoen Saduak, Ratchaburi, Thailand
Terletak sekitar 3 km dari Kota Can Tho adalah pasar terapung yang terbesar di Delta Mekong. Ratusan perahu berkumpul untuk menjual makanan, tanaman, buah-buahan, dan sayuran, tergantung barang-barang mereka pada tiang yang tinggi sehingga calon pembeli dapat dengan mudah melihat apa yang sedang dijual.

Jika Anda tidak ingin untuk mengemudi jarak pendek dari Kota Can Tho dan malah ingin lebih santai, pengalaman indah, dapat memilih untuk melakukan 12 mil mengitari dengan perahu. Hanya pastikan untuk pergi lebih awal, karena pasar dimulai pada 05:00 dan menutup sebelum tengah hari. Bonus: Melihat matahari terbit di atas Sungai Mekong Delta, langit bersinar jingga sebagai tanda kehidupan di sungai untuk memulai hari, tentu itu pengalaman yang tidak boleh terlewatkan.

Pasar Terapung Srinagar, Jammu dan Kashmir, India
Pasar Srinagar mengapung di atas Danau Dal, di bagian paling utara India, Jammu, dan Kashmir. Seperti pasar terapung lainnya, pasar ini juga memulai aktivitasnya saat subuh dan selesai pada pukul 07.00.

Pasar ini menjual sayur-sayuran yang dipetik langsung dari sebuah perkebunan yang juga ada di danau tersebut. Mengunjungi pasar ini tidak hanya membuat Anda mengenal kebudayaan lokal, juga melihat keindahan danau yang dipenuhi bunga-bunga teratai.

Pasar Terapung Cai Rang, Kota Can Thao, Vietnam
Pasar ini merupakan pasar terapung terbesar di Delta Mekong. Ratusan kapal berkumpul menjual makanan, tanaman, buah dan sayur. Para pedagang menggantung dagangan mereka di tiang tinggi agar pembeli dapat dengan mudah melihat barang dagangannya.

Pasar ini buka pada pukul 05.00 dan tutup sebelum tengah hari. Jadi untuk melihat pasar ini, Anda harus bangun sangat pagi. Bonusnya, Anda dapat melihat pemandangan matahari terbit yang indah di atas Delta Sungai Mekong.

Pasar Terapung Aberdeen,
Aberdeen, Hong Kong
Pasar ini bukan sekadar pasar, melainkan sebuah desa terapung.  Desa ini terdiri dari lebih 600 kapal yang menjadi rumah bagi 6.000 penduduk. Desa yang terletak di Pelabuhan Aberdeen ini dihuni oleh suku Tanka, suku pendatang yang tiba di Hong Kong pada abad ke 7-9 dan memiliki sejarah panjang dalam perikanan dan tradisi serta budaya memancing. Di desa terapung ini juga terdapat banyak restoran seafood yang menyajikan makanan laut gaya Kanton yang khas.


0 komentar:

Posting Komentar

Rules !

* No Spam!
* No Promo
* No Haters
* No Pornography