Berikut Penjelasan Singkat Tentang Komet



Apa itu Komet?

Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan garis edar berbentuk lonjong atau parabolis atau hiperbolis.

Kata "komet" berasal dari bahasa Yunani, yang berarti "rambut panjang". Istilah lainnya adalah bintang berekor yang tidak tidak tepat karena komet sama sekali bukan bintang. Orang Jawa menyebutnya sebagai lintang kemukus karena memiliki ekor seperti buah kemukus yang telah dikeringkan. Komet terbentuk dari es dan debu.

Komet terbuat dari apa?


Komet terdiri dari kumpulan debu dan gas yang membeku pada saat berada jauh dari Matahari. Es ini terbuat dari berbagai jumlah air, karbon dioksida, amonia, dan metana. Debu dapat berisi hidrogen, oksigen, karbon, nitrogen, silika, dan beberapa logam. Inti mungkin memiliki jejak hidrokarbon.

Ketika mendekati Matahari, sebagian bahan penyusun komet menguap membentuk kepala gas dan ekor. Komet juga mengelilingi Matahari, sehingga termasuk dalam sistem tata surya. Komet merupakan gas pijar dengan garis edar yang berbeda-beda. Panjang "ekor" komet dapat mencapai jutaan km. Beberapa komet menempuh jarak lebih jauh di luar angkasa daripada planet. Beberapa komet membutuhkan ribuan tahun untuk menyelesaikan satu kali mengorbit Matahari



Bagaimana penamaan sebuah komet?


Komet sering dinamai dengan nama orang yang pertama kali melaporkan penemuan komet. Misalnya, Komet Halley adalah nama untuk Edmund Halley, komet ditemukan ketika diamati pada 1531, 1607, dan 1682. Kadang-kadang lebih dari satu orang melaporkan sebuah komet baru pada waktu yang sama. Dalam hal ini, nama-nama digabungkan, seperti dalam kasus Comet Hale-Bopp atau Comet Shoemaker-Levy.

Apa yang terjadi ketika Bumi melewati jalan komet?


Hujan meteor terjadi ketika Bumi melewati jejak debu dan gas yang ditinggalkan oleh komet sepanjang orbit elips. Partikel memasuki atmosfer bumi dan sebagian besar terbakar menampilan cahaya berpijar - sebagai hujan meteor.

Mengapa para ilmuwan tertarik meneliti komet?


Para ilmuwan berpikir bahwa komet terbentuk dengan planet kita 4,5 miliar tahun yang lalu, sehingga komet berisi petunjuk penting untuk bahan dan proses dalam sistem tata surya kita. Para ilmuwan berharap untuk mempelajari lebih lanjut tentang komet dengan melakukan misi NASA seperti Stardust dan Deep Impact dan misi Rosetta dari Badan Antariksa Eropa.

0 komentar:

Poskan Komentar

Rules !

* No Spam!
* No Promo
* No Haters
* No Pornography